Menu

Mode Gelap

PLTU Ropa · 16 Agu 2021 06:59 WITA ·

Tumpahan Material Batu Bara Milik PLTU Ropa Berserakan di Jalan Raya


 Tumpahan Material Batu Bara Milik PLTU Ropa Berserakan di Jalan Raya Perbesar

Tumpahan material batu bara di Desa Uludala dan Desa Keliwumbu. (Foto: FEC Media / Rian Laka)



Ende, Floreseditorial.com – Batu bara milik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Ropa, berserakan di jalur lintasan angkut dari dermaga JT menuju wilayah Mausambi.

Pantauan media, material batu bara yang diduga tumpah dari truk pengangkut milik PLTU Ropa itu berserakan di beberapa titik, salah satunya Itu di Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende.

“Ini sudah sering terjadi, material baru bara tumpah ruah di sepanjang jalur lintasan,” kata Mahmud, salah seorang warga sekitar saat ditemui media ini, Senin (16/08/2021).

Menurutnya, tak jarang beberapa pengguna jalan tergelincir karena material batu bara yang tumpah dari truk-truk pengangkut.

“Sering kami temui pengendara yang jatuh karena tergelincir, terlebih pengendara sepeda Motor. Mau bagaimana lagi, pengaduan kami ke pemerintah dan DPRD terkait masalah ini, belum direspon,” katanya.

Tumpahan material batu bara juga ditemukan di desa Uludala. Terlihat material batu bara berserakan di ruas jalan di desa tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Tambang, Alpha Research Database, Ferdy Hasiman menjelaskan, tumpahnya material batu bara di sepanjang lintasan angkut  bisa saja disebabkan oleh human eror atau kesalahan manusia.

“Atau mungkin bisa saja dilakukan secara sengaja oleh manajemen PLTU Ropa yang tidak tegas dalam memperketat SOP. Ya.. karena asal – asalan akibatnya material tumpah berserakan di jalan dari Dermaga JT Mausambi hingga ke lokasi PLTU Ropa. Dari hulu saja bermasalah, muncul lagi di hilir tambah masalah. Menyebabkan banyak warga mengeluh,” Kata Ferdy

Karena itu, menurutnya, dampaknya akan merusak pernafasan manusia dan kesehatan masyarakat lingkungannya tercemar.

“Jadi PLN UPK Flores dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ende harus profesional dalam mempertegas SOP. Sehingga pengangkutan batu bara tidak asal-asalan dan tidak merusak lingkungan hidup masyarakat sekitar. Dengan kasus – kasus seperti itu harusnya DLH Ende bekerja esktra keras dalam menjalanlan fungsi pengawasan,” ujar Fredy Hasiman.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Diduga Dibackup Aparat, Puluhan Ekor Sapi Betina Produktif Asal Matim Diselundupkan ke Bima Setiap Minggu

20 Oktober 2021 - 13:59 WITA

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Sampah Sak Semen Hingga Pakaian Dalam Bekas Pakai Hiasi Area Sekitar Pelabuhan Wae Wole

19 Oktober 2021 - 16:16 WITA

Akui Tumpahan Minyak dari Kapal Bermuatan Semen, Syahbandar Pelabuhan Wae Wole Minta Maaf

19 Oktober 2021 - 14:09 WITA

Dianggap Meresahkan, Forum Pemuda Terlaing Laporkan Doni Pareira ke Polres Mabar

18 Oktober 2021 - 06:59 WITA

Kapal Bermuatan Semen Kembali Membuang Limbah di Perairan Wae Wole

17 Oktober 2021 - 06:50 WITA

Trending di Top News
error: Content is protected !!