Menu

Mode Gelap

Alkes Matim 2013 · 9 Des 2021 09:22 WITA ·

Termasuk Kasus Alkes Matim, Sepanjang Tahun 2021, Kejari Manggarai Tangani 4 Kasus Tindak Pidana Korupsi


 Konferensi Pers kejaksaan Negeri Manggarai. (Foto: Ist) Perbesar

Konferensi Pers kejaksaan Negeri Manggarai. (Foto: Ist)

Borong, Floreseditorial.com – Sepanjang tahun 2021, kejaksaan negeri Manggarai telah menangani sedikitnya 6 kasus tindak pidana korupsi di wilayah hukum Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.

Beberapa kasus tindak pidana korupsi yang ditangani di antaranya, kasus Tindak Pidana Korupsi pengadaan barang habis pakai dan reagentia pada dinas Kesehatan kabupaten Manggarai Timur, kasus Tindak Pidana Korupsi penyimpangan penggunaan Dana Desa Lemarang Tahun Anggaran 2017 s.d 2018, kasus Tindak Pidana Korupsi penyimpangan Dana BOS pada SMPN 1 REO dan kasus Tindak pidana korupsi penyimpangan dana PIP di SDI Wae Peci.

Dalam kasus, tindak Pidana Korupsi pengadaan barang habis pakai dan reagentia pada dinas Kesehatan kabupaten Manggarai Timur dengan kerugian negara sebesar Rp 107.275.248,00 dengan Hasil putusan dengan pidana penjara selama 6 setengah tahun serta denda 50 juta rupiah subsidair 6 bulan penjara dan uang pengganti sebesar Rp 107.275.248, subsidair pidana penjara selama 2 (dua) tahun dengan terdakwa FR merupakan DPO sejak 2015 dan berhasil ditangkap pada tahun 2021.

Sementara dalam kasus tindak Pidana Korupsi penyimpangan penggunaan Dana Desa Lemarang Tahun Anggaran 2017 s.d 2018, kejaksaan menetapkan 2 terdakwa yaitu DS selaku kepala desa dan KR selaku bendahara desa. Dalam kasus ini, negara mengalami kerugian sebesar Rp 229.972.566.

Sementara dalam kasus tindak Pidana Korupsi penyimpangan Dana BOS pada SMPN 1 REO dengan 2 Terdakwa yaitu HN selaku Kepala Sekolah dan MA, selaku Bendahara.

Dalam kasus ini Negara mengalami kerugian sebesar Rp. 839.401.569,00 dan terdapat pengembalian sebesar Rp 453.085.000,00.

Kasus ini, MA dipidana penjara selama 3,5 tahun dam denda sebesar Rp 100.000.000,00 subsidair 6 bulan pidana kurungan dan Uang pengganti Rp 253.531.419,00 subsidair 1 tahun pidana penjara.

Sementara HN, dipidana Penjara selama 2 Tahun dan denda sebesar Rp 50.000.000,00 subsidair 2 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp 25.973.000,00 subsidair 6 bulan penjara.

Sementara dalam Tindak pidana korupsi penyimpangan dana PIP di SDI Wae Peci dengan terdakwa MN dengan kerugian keuangan negara sebesar Rp 97.875.000,00 , terdakwa dipidana penjara selama 1,5 tahun dengan denda sebesar Rp 50.000.000,00 subsidair  2 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp 97.875.000,00 subsidair 6 bulan pidana penjara.

Kajari Manggarai Bayu Sugiri, dalam keterangan yang diterima media ini menjelaskan, Kejaksaan Negeri Manggarai sebagai lembaga penegakan hukum di dalam penanganan tindak pidana korupsi dilaksanakan dengan paradigma penanganan perkara yang berkualitas dan berorientasi penyelamatan keuangan negara serta tindak pidana khusus lainnya sesuai dengan sasaran strategis yang telah ditetapkan  dalam Rencana Strategis Kejaksaan RI tahun 2020-2024.

“Maka upaya peningkatan keberhasilan penyelesaian perkara tindak pidana korupsi dan peningkatan pengembalian asset serta kerugian negara menjadi sasaran utama kami sebagaimana ditegaskan dalam Perintah Jaksa Agung Republik Indonesia,” kata Bayu, Kamis (09/12/2021).

Menurutnya, pihaknya memprioritaskan Langkah-langkah preventif (pencegahan) dengan melakukan tindakan pengawasan eksternal dan memberikan kegiatan sosialisasi, penerangan atau penyuluhan hukum, pemberian pendampingan atau pengawalan terhadap kegiatan pembangunan daerah hukum Kejaksaan Negeri Manggarai. (FEC/Red)

Artikel ini telah dibaca 176 kali

Baca Lainnya

Terbakar Api Cemburu, Pria di Kuwus Bacok Tetangganya

19 Januari 2022 - 07:44 WITA

Polres Mabar Gagalkan Penyelundupan 9,1 Ton BBM ke Bima, Lima Tersangka Ditahan

18 Januari 2022 - 08:27 WITA

Sengkarut Kepemilikan Mobil Ranger Bodong Seret Nama Wakil Ketua DPRD Matim

12 Januari 2022 - 03:40 WITA

Seorang Anggota DPRD Matim Diduga Terlibat Kejahatan Penyelundupan Mobil Jenis Ford Ranger

10 Januari 2022 - 18:13 WITA

Pemkab Matim Hibahkan Tanah ke Kejaksaan, Warga Ingatkan PR Kasus Terminal Kembur

4 Januari 2022 - 12:34 WITA

Pulang Berbelanja, Seorang Wanita di Matim Diperkosa di Semak-semak

2 Januari 2022 - 09:28 WITA

Trending di Hukrim
error: Content is protected !!