Menu

Mode Gelap

Hukrim · 12 Jan 2022 03:40 WITA ·

Sengkarut Kepemilikan Mobil Ranger Bodong Seret Nama Wakil Ketua DPRD Matim


 Damu Damian berpose di depan satu unit mobil Ranger yang diduga merupakan Mobil milik sebuah perusahaan asal DKI Jakarta. (Foto: Fecebook Damu Damian) Perbesar

Damu Damian berpose di depan satu unit mobil Ranger yang diduga merupakan Mobil milik sebuah perusahaan asal DKI Jakarta. (Foto: Fecebook Damu Damian)

Borong, Floreseditorial.com — Damu Damian, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, masuk dalam pusaran sengkarut kepemilikan mobil bodong yang kini mendapat sorotan.

Politisi Partai Perindo Kabupaten Manggarai Timur ini, pernah menggunakan mobil jenis Ranger produksi tahun 2014 milik perusahaan asal DKI Jakarta yang saat ini dalam proses pencarian.

Tak cuma itu, Damu juga satu-satunya anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur yang memiliki mobil Ranger.

Sebuah dokumen foto memperlihatkan Damu pernah berpose di depan mobil Ranger warna hitam pada tahun 2019 lalu.

Pada Rabu (12/01/2022), Damu mengakui mempunyai satu unit mobil Ranger.

“Namun mobil saya itu produksi tahun 2012, bukan tahun 2014” kata Wakil Ketua II DPRD Manggarai Timur itu.

Dikatakan juga, dirinya menjamin bahwa mobil tersebut memiliki dokumen yang lengkap.

“Silahkan bagi yang menduga bahwa mobil Ranger tersebut milik orang lain silakan  datang dengan membawa dokumennya dan saya akan tunjukkan dokumen mobil saya,” kata Damu Damian.

Ia menjelaskan, dari kelengkapan dan ciri-ciri mobil, tentu terdapat perbedaan yang signifikan.

“Yang berita itu Warna hitam, sementara yang saya punya warna Putih, produksi tahun 2012,” imbuhnya.

Damu menjelaskann perihal mobil Ranger warna hitam yang posting di facebook miliknya tahun 2019 silam, Ketua Partai Perindo Matim itu menegaskan bahwa, mobil tersebut bukan miliknya.

“Itu mobil bukan punya saya, itu punya salah seorang pengusaha di Borong yang saya pinjam pakai dulu, memang Ranger juga, warna hitam, saat ini mobilnya ada di Borong, namun belakangan jarang beroperasi,” katanya.

Untuk diketahui, hasil penelusuran media ini berdasarkan data nomor Polisi melalui website Samsat milik Pemprov DKI, mobil tersebut merupakan milik sebuah perusahaan di Ibu kota.

Mobil tersebut belum membayar pajak sejak tahun 2018 silam, dan masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)  berakhir pada 17 September 2020.

 

Laporan: Firman Jaya

Editor: Waldus Budiman

 

Artikel ini telah dibaca 859 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Meski Telah di PHO, Proyek Gedung Baru RSUD Ben Mboi Ruteng Masih Banyak Kekurangan Volume

21 Januari 2022 - 06:14 WITA

Meski Pengerjaanya Belum Tuntas, Proyek Gedung Baru RSUD Ben Mboi Telah Diserahterimakan

20 Januari 2022 - 06:04 WITA

Terbakar Api Cemburu, Pria di Kuwus Bacok Tetangganya

19 Januari 2022 - 07:44 WITA

Rumah Warga di Kampung Golput Direndam Banjir, Puluhan Warga Mengungsi

19 Januari 2022 - 05:59 WITA

Proyek Pekerjaan Ruangan Baru di RSUD Ben Mboi Diduga Dipaksakan PHO

19 Januari 2022 - 04:44 WITA

Polres Mabar Gagalkan Penyelundupan 9,1 Ton BBM ke Bima, Lima Tersangka Ditahan

18 Januari 2022 - 08:27 WITA

Trending di Hukrim
error: Content is protected !!