Menu

Mode Gelap

News · 12 Jan 2022 03:05 WITA ·

Ruangan Kelas SDI Bitu di Matim Mirip Kandang Kambing


 Kondisi ruangan kelas SDI Bitu (Foto: FEC Media/Yohanes Noe) Perbesar

Kondisi ruangan kelas SDI Bitu (Foto: FEC Media/Yohanes Noe)

Borong, Floreseditorial.com — Kondisi ruangan belajar Sekolah Dasar Inpres (SDI) Bitu, Desa Golo Wontong, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) memprihatinkan.

Pantauan media Selasa (11/01/22), aktivitas belajar mengajar di sekolah ini berbeda dengan sekolah-sekolah lainnya. Guru dan siswa dihadapkan dengan kondisi ruangan kelas serta fasilitas yang sangat terbatas. Dinding kelas yang terbuat dari papan sudah keropos termakan usia. Tak hanya itu, sejumlah kerangka atap bangunan sekolah yang terbuat dari kayu sudah lapuk. Tidak ditemukan perabot ruangan seperti kursi dan meja untuk digunakan.

Meski demikian, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung. Para siswa dan guru rela berdiri bahkan sesekali para siswa duduk di lantai tanah untuk mencatat pelajaran yang diberikan guru.

“Ruangan ini masih dimanfaatkan untuk menjalankan kegiatan belajar mengajar bersama peserta didik. Ruangan ini juga digunakan sudah lama oleh murid kelas dua kurang lebih sembilan (9) tahun,” kata IM, salah seorang guru yang ditemui wartawan di lokasi.

IM mengaku, karena minimnya fasilitas kursi dan meja, dirinya bersama para siswa terpaksa menjalankan rutinitas belajar mengajar dalam posisi berdiri.

“Kami selalu menjalankan kegiatan belajar mengajar dalam keadaan berdiri. Kursi dan meja tidak ada,” ungkapnya.

Sebelumnya, demikian IM, pihak sekolah sudah seringkali menyampaikan laporan kondisi gedung ini ke dinas terkait di Kabupaten, bahkan hingga ke tingkat Propinsi. Sayangnya, hingga kini laporan tersebut belum mendapat respon.

“Kondisi ini telah dilaporkan ketingkat Kabupaten Manggarai Timur bahkan ketingkat Propinsi tetapi belum mendapat respon sama sekali,” ucapnya.

Di saat hujan seperti sekarang ini, kata IM, guru dan siswa memanfaatkan kantor sekolah sebagai tempat belajar mengajar.

“Di saat musim hujan sekarang ini, kami sangat kewalahan dengan kondisi ruangan kelas, tetapi kami tetap berusaha dan berupaya supaya menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM). Kami menggunakan ruangan Kantor sekolah untuk dijadikan sebagai ruangan kelas,” terangnya.

Dirinya berharap agar pihak pemerintah dapat memperhatikan dan memperbaiki ruangan di sekolah tersebut sehingga kegiatan belajar mengajar berjalan dengan aman.

Laporan: Yohanes Noe
Editor: Waldus Budiman

Artikel ini telah dibaca 305 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Stefanus Gandi: Kabupaten Ngada Menjadi Role Model Pertanian di NTT

21 Januari 2022 - 13:25 WITA

Stefanus Gandi: Keberanian adalah Kunci  Menjadi Sukses

21 Januari 2022 - 08:22 WITA

Stefanus Gandi: Tidak Ada yang Lebih Kaya di Dunia Ini Selain Hati Kita

20 Januari 2022 - 12:05 WITA

Stefanus Gandi Institute Gemakan Literasi di Bumi Flores, Ini Kata Uskup Ruteng

20 Januari 2022 - 03:34 WITA

Tak Bayar Upah Kerja, Pemilik Bengkel Ancam Jual Kendaraan Dinas Pemkab Matim

19 Januari 2022 - 11:15 WITA

Mobil Ekspedisi Mitra Jaya Terbalik di Aimere, Begini Kondisinya

19 Januari 2022 - 09:35 WITA

Trending di News
error: Content is protected !!