Menu

Mode Gelap

Apotek · 10 Okt 2021 02:25 WITA ·

Romo Alo Gambur: Tanah Super Premium Perlu Aman


 Romo Alo Gambur. (Foto: FEC Media / Roby) Perbesar

Romo Alo Gambur. (Foto: FEC Media / Roby)

Labuan Bajo, Floreseditorial.com – Carut marut sejumlah persoalan tanah yang terjadi di Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat (Mabar) terus menyita perhatian publik.

Mulai dari Kasus Tanah Toroh Lema, Kasus Tanah Rangko, hingga yang terkini adalah kasus tanah Golo Mori.

Gerejapun menaruh perhatian serius agar masalah yang berhubungan dengan persoalan tanah perlu melibatkan kuasa Tuhan.

“Dengan demikian terciptanya rasa aman, damai sehingga bisa terwujud kota Labuan Bajo sebagai kota Super Premium yang bisa dinikmati oleh warga dan wisatawan,” kata Imam Paroki Roh Kudus Labuan Bajo, Romo Alo Gambur, saat ditemui media ini, Sabtu (09/10/2021).

Iapun mengungkapkan, saat ini umat paroki Roh Kudus Labuan Bajo melakukan novena Kerahiman Ilahi.

“Sesuai bidang kami, kami melakukan novena, salah satu temanya yaitu memohon kepada Tuhan untuk menghentikan mafia tanah di Labuan Bajo,” katanya.

Menurutnya, umat mempercayai bahwa yang menciptakan tanah itu adalah Tuhan Allah sendiri dan Dia memberi tanah itu untuk orang-orang yang betul memilikinya dengan sah.

“Tetapi Tuhan juga tahu bahwa siapa-siapa dimuka bumi ini yang berjuang untuk mencaplok atau atau melakukan mafia tanah yang menimbulkan penderitaan bagi orang lain. Kita momohon kemurahan Tuhan untuk menyadarkan orang-orang ini. Dengan demikian kasus kekerasan bisa dihindari,” ungkap Romo Alo.

Menurut Romo Alo, secara akal sehat manusia, cukup sulit menemukan aktor yang terlibat mafia tanah.

“Tetapi dengan kuasa Tuhan, tak ada yang mustahil. Kami lambungkan novena agar oleh Kerahiman Tuhan semua pihak disentuh oleh kuasa Tuhan. Kita mohin juga agar aparat penegak hukum berlaku lurus dalam memberikan solusi atas masalah ini”, ucapnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh masyarakat Manggarai Barat agar berjuanglah untuk hidup jujur, hidup sesuai dengan apa yang diberikan Tuhan.

“Pertama saya menyampaikan pesan untuk masyarakat Manggarai Barat berjuanglah untuk hidup jujur, hidup sesuai dengan apa yang Tuhan berikan kepada kita, memang kita berjuang untuk menjadi orang yang terdepan dan sukses tetapi apa gunanya kesuksesan kita mengorbankan hak orang lain. Kita harus kembali ke kata-kata orang tua dulu bahwa kalau saya ya saya punya, kalau orang punya ya orang punya, dengan cara demikian orang seperti itu hidup mewarisi bumi dengan damai dan aman, sebab hidup manusia bukan hanya untuk generasi kita saja”, ungkapnya

Ia menambahkan, Pariwisata tidak hanya terkait kenyamanan bagi yang tinggal, tapi juga kenyamanan para pengunjung.

“Sehingga orang tertarik dan akan menikmati suasana hidup kita di Labuan Bajo,” tutupnya.

Laporan: Roby

Artikel ini telah dibaca 302 kali

Baca Lainnya

Diduga Dibackup Aparat, Puluhan Ekor Sapi Betina Produktif Asal Matim Diselundupkan ke Bima Setiap Minggu

20 Oktober 2021 - 13:59 WITA

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Sampah Sak Semen Hingga Pakaian Dalam Bekas Pakai Hiasi Area Sekitar Pelabuhan Wae Wole

19 Oktober 2021 - 16:16 WITA

Akui Tumpahan Minyak dari Kapal Bermuatan Semen, Syahbandar Pelabuhan Wae Wole Minta Maaf

19 Oktober 2021 - 14:09 WITA

Dianggap Meresahkan, Forum Pemuda Terlaing Laporkan Doni Pareira ke Polres Mabar

18 Oktober 2021 - 06:59 WITA

Kapal Bermuatan Semen Kembali Membuang Limbah di Perairan Wae Wole

17 Oktober 2021 - 06:50 WITA

Trending di Top News
error: Content is protected !!