Menu

Mode Gelap

Covid-19 · 24 Jul 2021 12:05 WITA ·

Ribuan Warga Matim Terpapar Covid-19, Kasat Reskrim Tetap ‘Ngotot’ Gelar Hajatan Pernikahan


 Ribuan Warga Matim Terpapar Covid-19, Kasat Reskrim Tetap ‘Ngotot’ Gelar Hajatan Pernikahan Perbesar

Tenda hajatan Pernikahan Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur. (Foto: FEC Media)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com – Di tengah ratusan masyarakat Manggarai Timur (Matim) yang masih terpapar Covid-19, Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Ipda Agustian Sura Pratama, justru tetap ‘ngotot’ menggelar resepsi pernikahan.

Padahal, pihak gugus tugas setempat, sudah mewanti-wanti penyelenggara agar tak nekad menggelar hajatan di tengah pandemi Covid-19 yang masih meroket tajam.

Pantauan media, Akad Nikah Kasat Reskrim Polres Matim,  Ipda Agustian Sura Pratama, dilaksanakan di rumah kediaman Mertuanya di Kampung Baru, Kelurahan Rana Loba, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores – NTT pada Sabtu (24/7/2021).

Terlihat sejumlah kendaraan berjibaku memadati ruas jalan utama Trans Flores. Beberapa polisi terlihat mengatur arus lalu lintas di depan tenda resepsi pernikahan Kasat Reskrim Polres Matim itu.

Kondisi ini diperparah dengan hadirnya sekelompok masyarakat yang akan mengikuti Vaksinasi di Kantor Camat Borong, yang berada tak jauh dari lokasi hajatan, sehingga kerumunan pun tak terhindarkan.

Ketua Gugus Tugas Kecamatan Borong, Maria Aryani Gagu, dalam keterangannya kepada wartawan menjelaskan, pihaknya sudah berupaya menjalin dengan semua pihak untuk tidak menggelar resepsi pernikahan pada masa pandemi covid-19. Tak terkecuali acara pernikahan Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur Ipda Agustian Sura Pratama. 

“Minggu lalu gugus tugas kelurahan dan kecamatan sudah wanti-wanti ke pihak penyelenggara, tetapi tetap tidak diindahkan,” kata Camat Borong.

Menanggapi hal itu, Pakar Hukum Universitas Katolik St. Paulus Ruteng, Dr. Laurentius Ni, menjelaskan, semua warga negara, baik elemen pemerintah, Kepolisian, TNI, ASN dan masyarakat wajib tunduk dan taat terhadap imbauan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Siapapun dia, apapun dia, dan ini demi keselamatan manusia, dengan menaati Prokes, kita semua bisa melewati pandemi ini,” kata Doktor Hukum itu.

Menurutnya, instansi manapun termasuk Kepolisian, seharusnya menjadi garda terdepan untuk menjalankan Prokes yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dan tidak ada yang diistimewakan.

“Semestinya, mereka itu yang memberikan contoh kepada masyarakat, apalagi ada imbauan Kapolri,” katanya.

Laurentius menegaskan, Kapolri diminta untuk segera menegur Kasat Reskrim Polres Matim karena tetap nekad menggelar hajatan tersebut.

“Kapolri harus tegur anak buahnya, ini contoh yang buruk,” tukas Laurentius Ni.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Diduga Dibackup Aparat, Puluhan Ekor Sapi Betina Produktif Asal Matim Diselundupkan ke Bima Setiap Minggu

20 Oktober 2021 - 13:59 WITA

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Sampah Sak Semen Hingga Pakaian Dalam Bekas Pakai Hiasi Area Sekitar Pelabuhan Wae Wole

19 Oktober 2021 - 16:16 WITA

Akui Tumpahan Minyak dari Kapal Bermuatan Semen, Syahbandar Pelabuhan Wae Wole Minta Maaf

19 Oktober 2021 - 14:09 WITA

Dianggap Meresahkan, Forum Pemuda Terlaing Laporkan Doni Pareira ke Polres Mabar

18 Oktober 2021 - 06:59 WITA

Kapal Bermuatan Semen Kembali Membuang Limbah di Perairan Wae Wole

17 Oktober 2021 - 06:50 WITA

Trending di Top News
error: Content is protected !!