Menu

Mode Gelap

Hukrim · 3 Sep 2021 00:19 WITA ·

Polres Mabar Tangkap 21 Pekerja Kebun di Golo Mori


 Polres Mabar Tangkap 21 Pekerja Kebun di Golo Mori Perbesar

Sejumlah pekerja kebun yang ditangkap pihak Kepolisian pada Jumat (02/07/2021) lalu. (Foto: Ist)



Manggarai Barat, Floreseditorial.com – Aparat kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat (Mabar) menangkap 21 orang pekerja kebun di Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Penangkapan terhadap ke 21 orang upahan harian itu dilakukan pada Jumat (02/07/2021) lalu, dikomandani langsung oleh Kapolres Manggarai Barat, Bambang Hari Wibowo.

Saat ini, ke 21 orang tersebut termasuk pemilik kebun telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani tahanan selama lebih dari dua bulan.

Kabarnya, para pekerja kebun itu dituding telah melanggar undang-undang No.12 Tahun 1951 karena dianggap menggangu ketertiban umum dan membawa senjata tajam saat ke kebun.

Melania Mamu, Istri Pemilik kebun yang merupakan salah satu dari ke 21 orang yang ditangkap menjelaskan, hingga saat ini dirinya belum mengetahui dasar penangkapan terhadap ke 21 orang itu termasuk suaminya.

“Saat itu, suami Saya ke Kantor Desa untuk mengikuti sebuah pertemuan, karena dia seorang Pegawai Negeri Sipil. Sore harinya, seperti biasa suami saya ke kebun (kebun lainnya,red) yang jaraknya sekitar 10 menit berjalan kaki dari lokasi tempat para pekerja bekerja, tiba – tiba polisi datang dan menangkap suami saya,” kata Melania saat ditemui Flores Editorial pada Kamis (02/09/2021) malam.

Menurutnya, selain suaminya yang saat itu sedang berada di kebun, beberapa pekerja lain pun ditangkap saat sedang tidur, saat pulang mancing ikan dan yang lainnya ditangkap saat bekerja di kebun milik sendiri.

“Mereka disuruh berbaris, lalu disuruh masuk dalam kendaraan dan diangkut ke Kantor polisi dan ditahan hingga saat ini,” jelas Melania yang saat itu didampingi praktisi Hukum Iren Surya.

Iren Surya, praktisi hukum di Labuan Bajo, melalui media ini mempertanyakan motif di balik penangkapan puluhan pekerja kebun itu.

“Apa motifnya? Siapa yang mengadu? Sampai polisi sereaktif itu,” katannya.

Menurut Iren, saat ini, puluhan pekerja tersebut termasuk pemilik kebun telah ditahan selama dua bulan.

“Sampai hari ini tadi, mereka sudah ditahan selama dua bulan,” tuturnya.

Kata dia, saat drama penangkapan yang dipimpin langsung oleh kapolres Manggarai Barat itu berlangsung, tidak terjadi kegaduhan apapun di desa Golo Mori.

Pihaknyapun mempertanyakan alasan penangkapan terhadap mereka.

“Apa alasan, apa sangkaan terhadap mereka dan pasal apa yang dikenakan pada mereka?,” tanya Iren Surya.  

 

Ia menambahkan, jika para pekerja kebun itu dianggap telah melanggar undang-undang No.12 Tahun 1951 karena menggangu ketertiban umum dan membawa senjata, kata Iren, di mana ketertiban umum yang telah diganggu atau di mana mereka membuat kegaduhan.

“Membawa senjata tajam ke kebun, itu wajar, karena mereka adalah buruh harian yang dipakai tenaganya untuk bekerja dan membersihkan kebun,” tandas Iren Surya.

Untuk diketahui, penangkapan ke 21 orang pekerja kebun itu berawal dari sebuah informasi yang diterima pihak kepolisian dari seorang tokoh agama di Labuan Bajo tentang peristiwa tindak pidana pembunuhan yang telah terjadi di kebun itu, yang pada kenyataannya tidak terjadi peristiwa pidana apapun di lokasi ke 21 orang itu bekerja.

Berdasarkan informasi yang diduga keliru itulah, aparat kepolisian pun mendatangi lokasi dan menangkap ke 21 orang itu lalu ditahan.

Hingga saat ini, media belum berhasil menerima keterangan resmi dari pihak kepolisian Resor Manggarai Barat terkait nasib dari ke 21 orang tersebut yang telah ditahan selama lebih dari dua bulan.

Kasat Reskrim Polres Mabarpun beberapakali dihubungi, namun belum terkonfirmasi.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Polisi Tetapkan Direktur PT Dayatunas Mekarwangi Sebagai Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Bandara Frans Sales Lega

25 Oktober 2021 - 06:29 WITA

Dituduh Dukun Santet, Pasutri di Manggarai Dipersekusi

24 Oktober 2021 - 23:50 WITA

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Toko Restu Borong Disegel Kelompok David Adoe

16 Oktober 2021 - 02:20 WITA

‘Bola Panas’ Golo Mori Diambil Alih Kejaksaan Tinggi?

7 Oktober 2021 - 07:33 WITA

Mantan Satpam PT. IndoMobil Pencuri Motor Ditangkap di Labuan Bajo

6 Oktober 2021 - 11:09 WITA

Trending di Hukrim
error: Content is protected !!