Menu

Mode Gelap

News · 12 Jul 2021 08:54 WITA ·

PMD Matim Akan Panggil Panitia Pilkades Tango Molas


 PMD Matim Akan Panggil Panitia Pilkades Tango Molas Perbesar

Ilustrasi. (Net)


Manggarai Timur, Floreseditorial.com – Pemerintah melalui dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), akan memanggil Yohanes Taruk, ketua panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur.

Selain,Taruk, beberapa anggota Panitia pilkades setempat inipun akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban perihal dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Panitia pilkades Tango Molas yang telah menggugurkan, Yulianus Marioene, salah satu bakal calon Kepala Desa (Cakades) dalam penetapan yang dilakukan pada tanggal 05 Juli lalu.

Padahal, Yulianus Marioene sudah mendaftar dan mangantongi cek list pendaftaran yang telah dinyatakan lengkap oleh Panitia.

“Kita akan panggil panitia Pilkades Tango Molas,” kata Gaspar Nanggar, kadis PMD Matim, Senin (12/7/2021).

Menurut, Gaspar, pihaknya menjadwalkan pemanggilan kepada Yohanes Taruk dan anggota selaku Pantia Pilkades Tango Molas Kamis (15/7/2021) mendatang.

“Kita telah menjadwalkan pemanggilan pada hari Kamis,” katanya.

Untuk diketahui, Buntut dugaan kecurangan panitia Pilkades Tango Molas, Puluhan masyarakat Desa Tango Molas, telah mendatangi komisi A DPRD kabupaten Manggarai Timur, Selasa (06/07/2021) lalu.

Kedatangan massa pendukung salah satu pasangan Calon peserta pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Tango Molas, Kecamatan Lamba Leda Timur ini, untuk menyampaikan aspirasi mereka perihal dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Pantia Pilkades desa tersebut.

Mereka menolak putusan Panitia penyelenggara Pilkades yang dinilai tidak jujur karena menggugurkan Yulianus Marioene, saat  penetapan calon, padahal semua persyaratannya sudah terpenuhi.

“Kami minta Komisi A DPRD Matim, untuk menindaklanjuti tuntutan yang kami sampaikan dan mendesak dinas PMD Matim untuk membatalkan penetapan tersebut. Karena cacat hukum dan syarat kepentingan,” kata Robertus, masyarakat desa Tango Molas.

Selain dinilai tidak independen, katanya lebih lanjut, pantia tidak miliki dasar yang kuat, untuk menggugurkan Yulianus.

Ia menegaskan, Yulianus telah menyerahkan semua persyaratan terkait dengan persyaratan pencalonan dari berkas ijazah sampai dokumen lainnya.

“Saudara Yulianus bersama bakal calon lainnya serta Panitia sudah menandatangani berita acara dan dinyatakan lolos seleksi berkas, namun panitia menganulir tanpa argumentasi yang jelas, Kami minta dinas PMD untuk segera membatalkan penetapan tersebut sebelum terjadi keributan di Masyarakat”, tukasnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Sekda Matim Serahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Berbasis Keluarga di Matim

22 Oktober 2021 - 09:32 WITA

Diduga Dibackup Aparat, Puluhan Ekor Sapi Betina Produktif Asal Matim Diselundupkan ke Bima Setiap Minggu

20 Oktober 2021 - 13:59 WITA

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Sampah Sak Semen Hingga Pakaian Dalam Bekas Pakai Hiasi Area Sekitar Pelabuhan Wae Wole

19 Oktober 2021 - 16:16 WITA

Akui Tumpahan Minyak dari Kapal Bermuatan Semen, Syahbandar Pelabuhan Wae Wole Minta Maaf

19 Oktober 2021 - 14:09 WITA

Dianggap Meresahkan, Forum Pemuda Terlaing Laporkan Doni Pareira ke Polres Mabar

18 Oktober 2021 - 06:59 WITA

Trending di Top News
error: Content is protected !!