Menu

Mode Gelap

Covid-19 · 22 Jul 2021 07:11 WITA ·

Pisahkan Pelayanan Pasien Umum dan Covid-19, Manajemen RSUD Ben Mboi Bangun Sekat di IGD


 Pisahkan Pelayanan Pasien Umum dan Covid-19, Manajemen RSUD Ben Mboi Bangun Sekat di IGD Perbesar

Ruang pelayanan umum dan ruangan covid-19 disekat oleh kayu (Foto : ist)


Manggarai,Floreseditorial.com – Manajemen RSUD dr. Ben Mboi Ruteng akhirnya membangun sekat di ruangan instalasi gawat darurat (IGD), Rabu (21/07/2021). 

Sekat yang terbuat dari kayu itu menjadi pembatas ruangan untuk pasien Covid-19 dan pasien umum lainnya. 

Pembuatan sekat pembatas di ruangan IGD itu merupakan respon manajemen rumah sakit terhadap rekomendasi Wakil Ketua DPRD Manggarai, Simprosa Rianasari Gandut beberapa hari sebelumnya. 

Sebelumnya, politisi Partai Golkar itu menemukan kondisi IGD yang memprihatinkan. Pasien terinfeksi covid-19 dan pasien umum lainnya dilayani dalam ruangan IGD yang sama. Hal tersebut dikhawatirkan akan akan terjadi penularan virus corona di dalam ruangan tersebut. 

“Ketika IGD untuk pasien yang terdeteksi covid-19 berada di satu ruangan yang sama dengan pasien biasa, itu yang saya takutkan. Saya khawatir IGD RSUD Ben Mboi ini akan menjadi klaster baru penularan covid-19,” ujar Simprosa. 

Pantauan media ini, sejumlah pekerja sibuk membuat sekat pembatas dari bahan kayu. Pembatas ruangan dibangun tepat pada sisi kanan pintu masuk ruangan IGD. Selain itu, pada lobi di depan pintu masuk juga dibangun ruangan kecil untuk screening pasien. 

Jika terkonfirmasi positif covid-19, pasien langsung diarahkan ke IGD khusus melalui pintu bagian utara. Sedangkan pintu utama digunakan untuk pasien umum atau non covid-19

Simprosa berterima kasih kepada manajemen RSUD yang sudah menindaklanjuti hal itu. Ia juga meminta maaf kepada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman dengan tugas-tugas pengawasannya. 

Ia mengatakan, kritik dan saran yang disampaikan terkait pelayanan RSUD dr Ben Mboi Ruteng semata-mata untuk menjamin keselamatan masyarakat dan petugas kesehatan dari bahaya virus corona yang kian mengganas. 

Keluhan terkait penggabungan pelayanan IGD untuk pasien covid-19 dan pasien umum sebenarnya sudah muncul di kalangan internal rumah sakit tersebut. Tenaga kesehatan yang bertugas di IGD dengan APD standar pasien umum merupakan pihak yang paling beresiko tertular virus corona

Tahun lalu, saat jumlah kasus Covid-19 di Manggarai beranjak naik dan sebagian besar dokter dan perawat di IGD ikut terpapar, mereka mengusulkan agar ruangan pelayanan pasien umum dengan pasien covid-19 dipisahkan. 

“Sebagian besar dari kami di ICU ini sudah pernah terpapar. Makanya kami minta supaya dibangun pembatas untuk pisahkan pelayanan pasien covid dan non covid. Tetapi tidak ada tindak lanjut. Syukur sekarang sudah buat pembatas setelah ada masukan dari ibu Wakil Ketua DPRD,” tutur salah seorang tenaga kesehatan. 

Sementara itu, direktur RSUD Ben Mboi Ruteng, dr. Veronica Immaculata Djelulut, mengaku kesulitan untuk menyesuaikan konstruksi ruangan atau gedung dengan kebutuhan di tengah pandemi ini. Meski demikian, pihaknya berusaha mengerjakan beberapa hal agar disesuaikan dengan kondisi pandemi. 

“Kondisi Covid-19 ini kondisi yang tidak terbayangkan sebelumnya. IGD kita seperti IGD pada umumnya. Dengan kondisi ruangan yang sejak awal tidak dikondisikan untuk Covid-19. Tapi kami coba semuanya. Nanti kalau ketemu permasalahan pada hari-hari ke depannya, kami akan menyesuaikan,” tutur Veronica.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Terbaik di NTT, Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Matim Mencapai 97 Persen

17 September 2021 - 09:46 WITA

112 Warga Reok Barat Terima Vaksin Covid-19 Tahap 1

31 Agustus 2021 - 09:56 WITA

Dinkes Manggarai Vaksin 1000 Orang di Dua Lokasi

18 Agustus 2021 - 04:53 WITA

Corona Belum Melandai, Pemkab Mabar Tiadakan Apel HUT RI Ke-76

13 Agustus 2021 - 02:05 WITA

Kabag Hukum Meninggal Dunia Terpapar Corona, Bupati Matim Sampaikan Belasungkawa

11 Agustus 2021 - 05:33 WITA

Kadis Pendidikan Matim Positif Covid-19

10 Agustus 2021 - 01:01 WITA

Trending di Covid-19
error: Content is protected !!