Menu

Mode Gelap

Hukrim · 31 Agu 2021 09:30 WITA ·

Pedofil 28 Tahun di Boleng Cabuli Bocah 8 Tahun


 Pedofil 28 Tahun di Boleng Cabuli Bocah 8 Tahun Perbesar

Ilustrasi. (Net)


Manggarai Barat, Floreseditorial.com – Tim Jatanras Komodo SatReskrim Polres Manggarai Barat (Mabar) meringkus PB (28), pelaku pencabulan anak di bawah umur, warga Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat

Pelaku ditangkap karena tega melakukan pencabulan terhadap seorang bocah perempuan dibawah umur berusia delapan tahun.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, melalui Kasat Reskrim IPTU Yoga Darma Susanto, mengatakan, aksi pencabulan terjadi pada Minggu, 29 Agustus 2021.

“Pencabulan terjadi pada Minggu, 29 Agustus 2021. Korban masih di bawah umur,” kata IPTU Yoga, Selasa (31/08/2021).

Pelaku melakukan tindak pencabulan dengan modus pura–pura mengantar korban pulang ke rumahnya. 

“Modus pelaku berpura–pura mengantar korban pulang ke rumahnya,” ucap Kasat Reskrim.

Saat itu, korban hendak pulang ke rumahnya usai mengunjungi rumah saudaranya di Desa Tetangga. 

“Sesampainya di jalan, Pelaku bertemu dengan Korban yang saat itu berjalan sendirian kemudian Pelaku menawarkan diri untuk mengantarkannya pulang,” jelasnya.

Setelah Korban naik ke atas sepeda motor pelaku justru membawa sepeda motornya menuju sebuah gubuk di area persawahan.

“Di sanalah Pelaku melakukan pencabulan terhadap korban, namun pada waktu kejadian, Korban berteriak meminta tolong kepada warga yang kebetulan ada disekitar lokasi kejadian, hingga tersangka merasa ketakutan lalu lari meninggalkan korban sendirian di gubuk tersebut,” tambah Kasat. 

Pelaku ditangkap setelah pihak keluarga Korban melaporkan kejadian pencabulan tersebut dan Tim Jatanras Komodo langsung bergerak melakukan penyelidikan.

“Seusai kejadian, keluarga Korban yang tahu langsung melaporkan kejadian ini ke Kepolisian yakni Pos Polisi Terang,” ungkapnya. 

Tak butuh waktu lama, Tim Jatanras Komodo langsung berhasil menangkap pelaku sekitar pukul 15.00 Wita pada Senin, 30 Agustus 2021 di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Pelaku PB (28) dijerat Pasal 82 ayat 1 dan 2 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan paling singkat 5 tahun, serta denda paling banyak Rp 5 miliar,” tegasnya. 

Ia menambahkan, para pedofil menyamar menjadi sosok yang baik agar bisa disukai anak–anak, termasuk incarannya.  

“Imbauan untuk kita bersama, baik para orang tua maupun pihak sekolah dan guru, agar kita sama–sama lebih peduli terhadap anak–anak kita,” imbau IPTU Yoga Darma.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Warga Manggarai Timur Gantung Diri, Diduga Karena Himpitan Ekonomi dan Terlilit Utang

25 Oktober 2021 - 12:59 WITA

Polisi Tetapkan Direktur PT Dayatunas Mekarwangi Sebagai Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Bandara Frans Sales Lega

25 Oktober 2021 - 06:29 WITA

Dituduh Dukun Santet, Pasutri di Manggarai Dipersekusi

24 Oktober 2021 - 23:50 WITA

Diduga Dibackup Aparat, Puluhan Ekor Sapi Betina Produktif Asal Matim Diselundupkan ke Bima Setiap Minggu

20 Oktober 2021 - 13:59 WITA

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Sampah Sak Semen Hingga Pakaian Dalam Bekas Pakai Hiasi Area Sekitar Pelabuhan Wae Wole

19 Oktober 2021 - 16:16 WITA

Trending di Top News
error: Content is protected !!