Menu

Mode Gelap

News · 6 Jul 2021 07:55 WITA ·

PDAM Ende ‘Tak Panik’ Hadapi Gelombang Kedua Virus Desease Covid-19


 PDAM Ende ‘Tak Panik’ Hadapi Gelombang Kedua Virus Desease Covid-19 Perbesar

 Direktur PDAM Ende saat ditemui wartawan Floreseditorial.com di ruang kerjanya. Selasa, 6/7/2021) (Foto : Rian Laka)

Ende, Floreseditorial.com – Kendati angka positif covid-19 melambung tinggi hingga mencapai 627 orang di Kabupaten Ende, Perusahan Daerah Air Minum Ende Tirta Kelimutu tidak panik menghadapi lonjakan gelombang kedua virus corona di Kabupaten Ende.

Hal ini disampaikan Direktur PDAM Ende, Yustinus Sani saat diwawancarai media ini di ruang kerjanya, Selasa, (6/7/2021).

Dikatakannya, sejak Pandemi Virus Desease Covid -19 merebak diawal gelombang pertama, PDAM sudah mengambil langkah antisipasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sehingga pelayanan di masa pandemi dapat berjalan lancar.

Namun tidak sampai disitu, Sani mengatakan, meskipun diawal gelombang pertama, virus corona sempat melandai, justru PDAM Ende, semakin memperketat protokol kesehatan dalam jalankan fungsinya sebagai pelayan air bersih di Kabupaten Ende.

“Jadi kami tak panik untuk menghadapi gelombang kedua virus corona yang semakin tinggi menyebar di Kabupaten Ende. Ya kami tak panik lah, karena memang dari awal prokes selalu diperketat sejak awal hingga sekarang,” ujar Yustinus Sani.

Menurutnya, sejak awal hingga kini, dalam setiap aktivitas pelayanan, baik secara internal maupun ekseternal, PDAM Ende tetap solid bekerja memenuhi kebutuhan akan air bersih masyarakat dengan tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kerja – kerja pelayanan PDAM Ende.

Disamping itu, Sani menjelaskan, untuk penerapan prokes secara internal di kantor, mulai dari wajib masker, mencuci tangan, dan jaga jarak hingga seluruh rangkaian aturan prokes, selalu diperketat. 

Sementara itu, untuk kerja eksternal, Sani mengatakan bahwa, untuk menjawabi pengaduan masyarakat yang menjadi basis pelanggan PDAM Ende, petugas yang diutus untuk menangani masalah penyumbatan atau perbaikan, semua diback up dengan prokes yang memadai.

Sehingga, pihaknya tak cemas untuk mengutus para petugas turun menangani masalah air, baik masalah penyumbatan, masalah pergantian pipa atau apa saja di setiap rumah para pelanggan yang telah membuat pengaduan.

“Ya soal distribusi air bersih selama masa pandemi, penyaluran air bersih tetap lancar seperti sedianya dan selama pandemi pun belum ada pengaduan pelanggan yang kesulitan air, kata Sani.

Khusus untuk para pelanggan, untuk melakukan kewajibannya dalam pembayaran rekening air melalui Bank NTT. 

“Jadi ditengah pandemi covid-19, pelanggan tidak perlu datang ke PDAM karena bisa dibayar langsung ke Bank NTT,” tutup Sani 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Sekda Matim Serahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Berbasis Keluarga di Matim

22 Oktober 2021 - 09:32 WITA

Dituding Lakukan Provokasi Melalui Video, Doni Pareira: Itu Ekpresi Kepanikan Para Aktor Mafia Tanah di Labuan Bajo

17 Oktober 2021 - 14:13 WITA

PT. WGP Diduga Serobot Lahan Warga Desa Pantar

16 Oktober 2021 - 07:54 WITA

Ke Labuan Bajo, Presiden akan Resmikan Penataan Sejumlah Infrastruktur

14 Oktober 2021 - 02:26 WITA

Pemkab Mabar Terima Piagam Opini WTP dari Kemenkeu

13 Oktober 2021 - 06:35 WITA

Waspada, Uang Palsu Pecahan 100 Ribu Kembali Beredar di Manggarai Timur

9 Oktober 2021 - 12:07 WITA

Trending di News
error: Content is protected !!