Menu

Mode Gelap

Covid-19 · 10 Jul 2021 13:17 WITA ·

Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri di Elar Selatan Belum Dapat Bantuan


 Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri di Elar Selatan Belum Dapat Bantuan Perbesar

 

Ilustrasi (pixaby)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com – Kasus orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Timur, Elar Selatan, terus meningkat.

Hingga Sabtu (10/7/2021), lebih dari 100 pasien aktif, sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Yang melakukan isolasi mandiri lebih dari 100 orang,” kata Kepala Desa Mosi Ngaran, Frumensius Dima, saat dihubungi floreseditorial.com, Sabtu (10/7/2021) petang.

Dijelaskannya, pasien yang melakukan isolasi mandiri dipantau oleh petugas puskesmas, jika nantinya membutuhkan pemeriksaan atau ada keluhan kesehatan akan ada petugas yang datang.

Pihaknya berharap masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mentaati peraturan selama pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat.

Sebab, dikhawatirkan jika masyarakat tidak patuh protokol kesehatan jumlah pasien terkonfirmasi akan terus bertambah.

Namun, di tengah ketatnya pabatasan kegiatan masyarakat, sebagian warga yang melakukan isolasi mandiri mulai mengeluhkan belum adanya bantuan dari pemerintah daerah.

“Sekarang hampir semua warga melakukan isolasi mandiri, kami tidak bekerja, dan berdiam diri di rumah saja, sampi kapan? Kami tak takut coronanya, tapi kami takut mati kelaparan, karena tidak ada bantuan dari pemerintah,” kata Frans Borgias Nai, warga Dusun Lando, Desa Mosi Ngaran, saat dihubungi melalui telepon Sabtu (10/7/2021).

Frans berharap pemerintah bisa segera memberikan bantuan kepada warga yang menjalani isolasi Mandiri

“Kasihan yang tidak punya penghasilan tetap, kalau tidak keluar (bekerja) terus bagaimana makannya?” tukas Frans.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai, Mikael Jaur mengakui belum disalurkannya bantuan kepada warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Menurutnya, saat ini, pihaknya tengah menunggu surat Keputusan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matim.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat,” tukas Mikael.

Sementara kepala BPBD Matim, Petrus Subin menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menyusun Keputusan Bupati tentang tanggap Darurat Pandemi Covid-19

“Hari Senin (12/7/2021) diusahakan sudah ditandatangani, sehingga Dinsos bisa mendistribusikan bantuan,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Terbaik di NTT, Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Matim Mencapai 97 Persen

17 September 2021 - 09:46 WITA

112 Warga Reok Barat Terima Vaksin Covid-19 Tahap 1

31 Agustus 2021 - 09:56 WITA

Dinkes Manggarai Vaksin 1000 Orang di Dua Lokasi

18 Agustus 2021 - 04:53 WITA

Corona Belum Melandai, Pemkab Mabar Tiadakan Apel HUT RI Ke-76

13 Agustus 2021 - 02:05 WITA

Kabag Hukum Meninggal Dunia Terpapar Corona, Bupati Matim Sampaikan Belasungkawa

11 Agustus 2021 - 05:33 WITA

Kadis Pendidikan Matim Positif Covid-19

10 Agustus 2021 - 01:01 WITA

Trending di Covid-19
error: Content is protected !!