Menu

Mode Gelap

Top News · 17 Nov 2021 13:18 WITA ·

Kritik Proyek Berkualitas Abal-abal di Matim, PDI Perjuangan: Ini Bukan Kerja Untuk Rakyat, Tapi Kerjain Rakyat


 Yohanes Yorit Poni. (Foto:Ist) Perbesar

Yohanes Yorit Poni. (Foto:Ist)

Borong, Floreseditorial.com – Wakil sekretaris DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Yohanes Yorit Poni, mengkritik pemerintah daerah kabupaten Matim atas banyaknya proyek berkualitas buruk di kabupaten tersebut.

Menurutnya, beberapa waktu Lalu, wakil Bupati Matim, Jaghur Stefanus, turun langsung untuk memantau proses pengerjaan ruas jalan Lodok – Koit.

“Namun, belum Genap seminggu pasca dipantau Wakil Bupati Matim, jalan itu telah rusak, kalau begini model kerja, ya gagal menjawab kerinduan masyarakat. Kebahagiaan masyarakat tak berumur panjang,” ungkap Politisi asal kecamatan Elar selatan itu, Rabu (17/11/2021).

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini, tidak benar – benar tulus bekerja untuk rakyat Manggarai Timur.

“Ini bukan kerja untuk rakyat namanya, tapi kerjain rakyat,” kata Yorit.

Sebelumnya Yorit juga mengkritik proses pengerjaan Jalan Watu-Ndawang-Deruk yang menelan anggaran sebesar Rp 1.442.612.000 namun hasilnya abal-abal.

“Sejak beberapa hari lalu ramai diperbincangkan, namun hingga kini tak ada tindakan yang diambil. Suara kepedulian pun nyaris tak terdengar dari Pemda matim,” katanya.

Boleh jadi, kata Yorit, Bupati Lemah dan tidak berdaya terhadap kontraktor. Rakyat boleh menaruh curiga sebab nyaris tiada tanggapan dari Bupati.

“Tentu saja bupati punya kuasa untuk memperbaiki kondisi jalan ini, mengapa tak nampak kuasanya. Jangan – jangan bupati tidak tau dia berkuasa, pun kalau tau jangan – jangan tidak tau bagaimana menggunakannya untuk kepentingan rakyat. Selebihnya barangkali tidak punya kemauan politik memperbaiki kondisi,” katanya.

“Kapan masyarakat Elar Selatan menikmati hasil proyek berkualitas? Bisa dibayangkan Sejak Indonesia merdeka masyarakat di daerah ini merindukan jalan aspal, nyatanya hasilnya cuman begini. Bisa jadi benar proyek APBD yang diperuntukan ke Elar Selatan semacam embong lando, cuma menghibur. Sudah sedikit, hasilnya buruk pula,” tukasnya.

Artikel ini telah dibaca 1.009 kali

Baca Lainnya

PMKRI Pusat Soroti Rencana Pembelian Mobil Dinas DPRD Matim

29 November 2021 - 11:27 WITA

Anggota DPRD PSI di Manggarai Timur Absen Dua Paripurna Berturut-turut

26 November 2021 - 09:28 WITA

DPRD Matim Diminta Batalkan Rencana Beli Mobil Dinas Baru

26 November 2021 - 03:02 WITA

14 Anggota Dewan Absen Saat Paripurna XXX DPRD Matim

24 November 2021 - 08:14 WITA

Ambruk Saat Dikerjakan, Proyek Pembangunan Puskesmas Senilai 7,6 Miliar di Mabar Tuai Sorotan

22 November 2021 - 14:15 WITA

Proyek Air Minum Bersih Desa Rana Masak: Direncanakan Untuk Mubazir!

20 November 2021 - 05:30 WITA

Trending di Top News
error: Content is protected !!