Menu

Mode Gelap

News · 25 Sep 2021 04:47 WITA ·

Kembali Habiskan Rp1,3 Miliar, Proyek Lanjutan Pembuatan Panggung Upacara Lehong Dibangun di Atas Fondasi Retak


 Lanjutan proyek pembangunan panggung Upacara  di Lehong. (Foto: FEC Media / Firman Jaya) Perbesar

Lanjutan proyek pembangunan panggung Upacara  di Lehong. (Foto: FEC Media / Firman Jaya)

Manggarai Timur, Floreseditorial.com – Proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Manggarai Timur (Matim), dengan paket pekerjaan, lanjutan pembuatan panggung, sebagai tempat upacara di Lohong, kembali menyedot anggaran  sebesar Rp1,364 miliar.

 

Meski dikerjakan dengan dana fantastis, hingga miliaran rupiah. Namun lanjutan pekerjaan ini disinyalir tak berkualitas karena dibangun di atas fondasi yang sudah retak, bahkan nyaris roboh.

 

Pantauan media ini di lokasi, Jumat (24/09/2021), terlihat tiang penyangga bagunan, berdiri diatas fondasi yang sudah retak, beberapa sisi bangunan juga banyak yang rusak.

 

HS(34), seorang pegawai yang bekerja di sebuah instansi di Lehong, saat di temui di lokasi, menyayangkan Proyek miliaran rupiah milik dinas Dinas PUPR Matim yang kesannya dibangun asal-asalan.

 

“Saya sangat menyayangkan lanjutan dari proyek bangunan panggung tersebut. Kasian uang negara pak. Sudah menghabiskan miliaran rupiah, namun tidak berkualitas. Kenapa berani lanjutkan perkerjaan. Fondasi yang sebelumnya itukan sudah retak. Bagaimana mau lanjutkan terus jikalau dasarnya sudah tidak begitu,” kata HS.

 

Ia pun meminta kepada Tipikor Polres Manggarai Timur, malakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan proyek panggung upacara itu.

 

Beberapa bagian Fondasi terlihat retak. (Foto: FEC Media / Firman Jaya)

 

 

“Kami berharap, Tipikor Polres Matim melakukan pemeriksaan terhadap para pihak terkait pekerjaan proyek panggung. Tipikor lakukan audit dari pekerjaan panggung tahap satu pada tahun 2019 yang telah menghabiskan anggaran Rp 1,4 miliar. Hingga lakukan pemeriksaan juga dengan pekerjaan tahap kedua ini, yang juga telah dikuncurkan anggaran Rp1,364 miliar. Kan tidak masuk akal, buat panggung saja menghabiskan miliaran rupiah. Kami sangat berharap, tipikor polres matim bisa mendeteksi dan mengungkap dugaan korupsi dalam pekerjaan proyek panggung tersebut,” Kata HS.

 

Untuk di ketahui proyek pekerjaan panggung sebagai tempat upacara di Lehong, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, di kerjakan secara bertahap. Tahap pertama di kerjakan pada bulan November tahun 2019, dan telah menghabiskan anggran Rp1,4 miliar.

 

Pada pekerjaan tahap pertama tersebut, terpantau ada beberapa sisi bangunan yang suda retak, yaitu seperti fondasi dan bagian pelat banguan. Tak hanya itu, tampak terlihat juga ada beberapa besi beton yang masi mencuat keluar, tanpa di baluti dengan campuran.

 

Sementara pada tahun anggaran 2021, di lanjutkan dengan pekerjaan tahap dua. Dengan nilai kontrak mencapai Rp1.374.049.000 dengan Waktu pelaksanaan 120 hari kelender. yang bersumber dari Dana Alokasih Umum ( DAU), tahun 2021.

 

Sementara hingga saat ini, media belum berhasil menghubungi, Yos Marto, kepala dinas PUPR Kabupten Matim. Dihubungi melalui sambungan telepon, namum belum terkonfirmasi.

 

Laporan: Firman Jaya

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

Sekda Matim Serahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Berbasis Keluarga di Matim

22 Oktober 2021 - 09:32 WITA

Dituding Lakukan Provokasi Melalui Video, Doni Pareira: Itu Ekpresi Kepanikan Para Aktor Mafia Tanah di Labuan Bajo

17 Oktober 2021 - 14:13 WITA

PT. WGP Diduga Serobot Lahan Warga Desa Pantar

16 Oktober 2021 - 07:54 WITA

Ke Labuan Bajo, Presiden akan Resmikan Penataan Sejumlah Infrastruktur

14 Oktober 2021 - 02:26 WITA

Pemkab Mabar Terima Piagam Opini WTP dari Kemenkeu

13 Oktober 2021 - 06:35 WITA

Waspada, Uang Palsu Pecahan 100 Ribu Kembali Beredar di Manggarai Timur

9 Oktober 2021 - 12:07 WITA

Trending di News
error: Content is protected !!