Menu

Mode Gelap

News · 16 Agu 2021 01:25 WITA ·

Jika Tak Ingin Putar Balik Saat Ke Ende, Kantongi Surat Keterangan Telah Divaksin dan Hasil Swab


 Jika Tak Ingin Putar Balik Saat Ke Ende, Kantongi Surat Keterangan Telah Divaksin dan Hasil Swab Perbesar

Ilustrasi. (Net)


Ende, Floreseditorial.com – Aparat Kepolisian Resort Kabupten Ende, Sektor Nangapanda, memperketat pengawasan di wilayah perbatasan Kabupaten Ende dan Kabupaten Nagekeo.

Pengetatan wilayah perbatasan ini dilakukan setelah Kabupaten Ende menetapkan Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Massyarakat (PPKM) Level IV.

Salah satu wilayah yang dilakukan penyekatan yakni di wilayah perbatasan Ende Nagekeo, tepatnya di Desa Ondorea Barat kecamatan Nangapanda.

Terpantau media, para pengguna jalan yang ditemukan melakukan melanggar protokol kesehatan (Prokes) langsung ditindak oleh petugas.

“Pengetatan wilayah perbatasan ini merupakan salah satu cara memutuskan matarantai penyebaran Covid-19 di Wilayah kabupaten Ende yang saat ini  telah menerapkan PPKM level 4 pada,” kata Ansel, Kapolsek Nangapenda,  kepada Wartawan, Sabtu (14/08/2021).

Dijelaskan Kapolsek, untuk masyarakat yang masuk ke wilayah kabupaten Ende harus mengantongi surat keterangan Vaksin dan hasil swab.

“Kita merujuk pada aturan kemendagri tentang penerapan PPKM level IV, masuk dan keluar wilayah PPKM level IV harus ada hasil rapid yang menerangkan hasil negatif atau minimal surat keterangan vaksin Dosis I,”ujar Ansel.

Dikatakan Ansel bagi masyarakat yang melakukan perjalanan masuk wilayah kabupaten Ende dan tidak mengantongi syarat-syarat yang sudah disampaikan akan diminta putar balik dan tidak diperkenankan masuk ke wilayah kabupaten Ende.

Menurutnya, kebijakan  ini dilakukan, demi mengurangi mobilitas masyarakat dan menekan angka kasus penyebaran Covid-19 di tersebut.

Salah seorang warga setempat. yang dijumpai wartawan mengatakan kebijakan tersebut sangat efektif untuk menekan laju wabah Covid-19.

“Dengan pembatasan ini, potensi penularan covid-19 pasti akan berkurang” ujar Nursalim, warga dusun 1 penggajawa.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Sekda Matim Serahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Berbasis Keluarga di Matim

22 Oktober 2021 - 09:32 WITA

Dituding Lakukan Provokasi Melalui Video, Doni Pareira: Itu Ekpresi Kepanikan Para Aktor Mafia Tanah di Labuan Bajo

17 Oktober 2021 - 14:13 WITA

PT. WGP Diduga Serobot Lahan Warga Desa Pantar

16 Oktober 2021 - 07:54 WITA

Ke Labuan Bajo, Presiden akan Resmikan Penataan Sejumlah Infrastruktur

14 Oktober 2021 - 02:26 WITA

Pemkab Mabar Terima Piagam Opini WTP dari Kemenkeu

13 Oktober 2021 - 06:35 WITA

Waspada, Uang Palsu Pecahan 100 Ribu Kembali Beredar di Manggarai Timur

9 Oktober 2021 - 12:07 WITA

Trending di News
error: Content is protected !!