Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 17 Nov 2021 04:15 WITA ·

Dukung Gerakan Literasi, YPF Salurkan 21 Ribu Buku dari Yayasan One Hope Indonesia di Matim


 Pose bersama usai pendistribusian buku di SDK Jawang. (Foto: FEC Media / Angelus Durma) Perbesar

Pose bersama usai pendistribusian buku di SDK Jawang. (Foto: FEC Media / Angelus Durma)

Borong, Floreseditorial.com – Yayasan Permata Flores (YPF) menyalurkan 21 ribu bantuan buku anak-anak dan remaja di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi NTT dari Yayasan Sosial ONE HOPE Indonesia.

Gong pembukaan pendistribusian buku di Kabupaten Matim, diawali dari Sekolah Dasar Katolik (SDK) Jawang, Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, pada Rabu (17/11/2021).

Di sekolah yang berada di Pusat Kota Borong itu, YPF menyalurkan 600 Buku yang merupakan buku bacaan bagi anak sekolah dasar.

Ketua Pelaksana Harian YPF, Adrianus Kornasen, saat memberikan sambutannya ketika menyerahkan bantuan buku tersebut menjelaskan, pendistribusian buku yang diberikan secara gratis di sejumlah sekolah di Matim, sejalan dengan misi pemerintah daerah yang tengah berupaya mendorong kabupaten Matim menjadi Kabupaten Literasi.

“Upaya ini tentu seirama dengan harapan pemerintah daerah Kabupaten Matim yang terus berupaya menjadikan Matim sebagai kabupaten Literasi,” kata pria yang kerap disapa Andre Kornasen itu.

Menurut Kornasen, budaya literasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Berdasarkan database Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, Indeks Kegemaran Membaca pada 2020 memberikan hasil minat baca Indonesia masuk dalam poin 55,74 atau sedang. Tentu saja, hal ini menjadi refleksi bagi semua pihak untuk dapat meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Owner Flores Editorial Cyber Media (FEC Media) itu juga menyampaikan terimakasih kepada Yayasan Sosial ONE HOPE Indonesia, Bapak Beny Nurdin, Jhon Lobo dan Jurnalis Senior Servatinus Mammilianus yang telah berupaya mendatangkan puluhan Ribu buku ke Kabupaten Matim.

“Tentu berkat peran mereka, buku-buku ini bisa tiba di Kabupaten Matim,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Matim, Dinas Pendidikan dan Jajarannya serta Civitas SDK Jawang yang turut berperan aktif dalam mengembangkan budaya literasi di Matim mulai dari Tingkat Pendidikan Dasar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Matim, Basilius Teto, yang turut hadir saat penyerahan bantuan Buku tersebut menjelaskan, ada tiga tugas utama dari pemerintah sebagai fasilitator yaitu menyiapkan infrastruktur, meningkatkan mutu guru dan siswa melalui budaya literasi dan menyediakan kurikulum yang sesuai dengan kondisi pendidikan.

“Infrastruktur tak hanya soal air, listrik, dan jalan tetapi juga perkembangan teknologi, terutama yang menunjang pelaksanaan pendidikan,” kata Kadis Teto.

Menurut Teto, meningkatkan budaya literasi, terutama dari tingkat pendidikan dasar, saat ini sangat penting, untuk meningkatkan kualitas pendidikan baik itu guru maupun para siswa.

“Atas nama Dinas Pendidikan, kami menyampaikan Terimakasih kepada YPF dan teman teman media. Karena pak Andre ini orang media, tentu ada intervensi dan peran media yang cukup besar di sana sehingga buku – buku ini bisa tiba di Matim. Terimakasih telah turut membangun Matim,” kata Basilius Teto.

Sementara Kepala SDK Jawang, Aleksius Nambung, menyampaikan terimakasih kepada YPF dan semua pihak yang telah memberikan bantuan buku – buku bacaan ke SDK Jawang.

Menurut Aleksius, untuk membangun mutu pendidikan yang baik, tidak hanya menjadi tugas guru dan pemerintah, tetapi semua pihak yang memiliki kepedulian yang sama harus bersinergi untuk mendorong literasi dan kualitas pendidikan di Kabupaten Matim yang lebih baik.

“Seperti hari ini. Ini awal yang baik untuk dunia pendidikan Kita,” kata Kepsek Aleksius.

Saat itu, Aleksius juga menyampaikan beberapa kendala yang dialami sekolahnya, termasuk kendala jaringan dalam melaksanakan proses Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

“Kendala kami masih di Jaringan pak, semoga ke depan bisa lebih baik,” katanya.

Untuk diketahui, bantuan buku Yayasan Sosial ONE HOPE Indonesia ini disalurkan melalui penggiat literasi, Beny Nurdin yang juga merupakan anggota DPRD kabupaten Manggarai Barat dari Faksi Nasdem, dan Jhon Lobo salah satu promotor literasi NTT dan didistribusikan melalui Servatinus Mammilianus selaku penghubung bersama Andre Kornasen selaku Ketua Pelaksana Harian YPF.

Pantauan Media, selain dihadiri oleh Ketua Pelaksana Harian YPF Andre Kornasen dan Kadis Pendidikan Matim Basilius Teto, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh beberapa pejabat Internal Dinas Pendidikan seperti Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Matim, Baltasar Melkior, Kabid SMP Vinsensius Tala, serta Puluhan Guru SDK Jawang.

Laporan: Angelus Durma

Artikel ini telah dibaca 113 kali

Baca Lainnya

Intip Sederetan Prestasi SMPK Yosefa Labuan Bajo, Boyong Tiga Kejuaran Lomba Story Telling Hingga Masuk 10 Besar Juara Perlombaan Se-Regional Bali

28 November 2021 - 04:19 WITA

Peringati Hari Guru, Ini yang Dilakukan Civitas SMKN I Poco Ranaka

28 November 2021 - 02:53 WITA

Asa Kemampuan Siswa, SMAK St. Ignatius Loyola Labuan Bajo Adakan English Competition

19 November 2021 - 14:48 WITA

SDK Jawang Rencanakan Pendirian Taman Baca

18 November 2021 - 12:40 WITA

Literasi Itu Vaksin Kemiskinan

12 November 2021 - 14:20 WITA

Mirip Kandang Kambing, Kondisi Ruang Kelas SDN Rahung Sangat Memprihatinkan

8 November 2021 - 04:41 WITA

Trending di Pendidikan
error: Content is protected !!