Menu

Mode Gelap

DPRD Ende · 20 Agu 2021 06:40 WITA ·

DPRD Temukan Selisih Penggunaan Anggaran Pemkab Ende Tahun 2020, Pemkab Berdalih Salah Mencatat


 DPRD Temukan Selisih Penggunaan Anggaran Pemkab Ende Tahun 2020, Pemkab Berdalih Salah Mencatat Perbesar

Ilustrasi. (Net)



Ende, Floreseditorial.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende, menemukan selisih penggunaan anggaran tahun anggaran 2020 oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende.

Tak tanggung – tanggung, temuan selisih penggunaan anggaran oleh DPRD kabupaten Ende itu mencapai 2.1  Milliar dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Ende.

Anggota DPRD Ende, Sabri Indra Dewa, saat diwawancarai Floreseditorial.com, Kamis, (19/08/2021), mengatakan selisih anggaran tahun 2020 ditemukan DPRD Ende ketika menyandingkan data realisasi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan data yang tercatat di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten Ende.

Menurutnya, anggaran penanganan Covid-19  kabupaten Ende tahun 2020 dari total alokasi sebesar Rp 54 miliar terealisasi sebesar Rp 43 miliar. 

“Ya selisih angka yang ditemukan oleh DPRD mencakup dua OPD, yaitu Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende,” tutur Sabri.

Sementara, dalam Data yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, realisasi anggaran untuk Jamkesda sebesar Rp 16,7 miliar. Sedangkan pada BPKAD, tercatat 17,7 miliar. 

“Terjadi selisih sekitar satu miliar rupiah,” tandas Sabri

Selanjutnya, Kata Dia, temuan selisih anggaran juga terjadi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende.

Tercatat, realisasi anggaran yang disampaikan kepada DPRD Ende sekitar Rp 900 juta, sementara yang tercatat di BPKAD sebesar Rp 1,1 miliar.

“Ini sangat aneh karena selisihnya terjadi saat realisasi. Seharusnya, tidak boleh ditemukan selisih penggunaan anggaran saat realisasi, karena anggaran telah digunakan, kalau saat perencanaan itu tidak masalah, tapi kalau realisasi tidak boleh, ada apa ini,” ketus Sabri Indradewa.

Terkait selisih realisasi pengggunan anggaran tersebut, Asisten III Setda Ende, Hiparkus Heppi mengatakan, pemerintah akan memberikan penjelasan yang diminta DPRD. 

Ia berdalih, selisih realisasi anggaran merupakan kesalahan teknis pencatatan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Diduga Dibackup Aparat, Puluhan Ekor Sapi Betina Produktif Asal Matim Diselundupkan ke Bima Setiap Minggu

20 Oktober 2021 - 13:59 WITA

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Sampah Sak Semen Hingga Pakaian Dalam Bekas Pakai Hiasi Area Sekitar Pelabuhan Wae Wole

19 Oktober 2021 - 16:16 WITA

Akui Tumpahan Minyak dari Kapal Bermuatan Semen, Syahbandar Pelabuhan Wae Wole Minta Maaf

19 Oktober 2021 - 14:09 WITA

Dianggap Meresahkan, Forum Pemuda Terlaing Laporkan Doni Pareira ke Polres Mabar

18 Oktober 2021 - 06:59 WITA

Kapal Bermuatan Semen Kembali Membuang Limbah di Perairan Wae Wole

17 Oktober 2021 - 06:50 WITA

Trending di Top News
error: Content is protected !!