Menu

Mode Gelap

News · 13 Nov 2021 03:24 WITA ·

Dampak Hujan dan Proyek Pelebaran Jalan, Rumah Warga Desa Bangka Kuleng Terancam Ambruk


 Rumah warga terancam ambruk Terdampak proyek pelebaran Jalan. (Foto: Ist) Perbesar

Rumah warga terancam ambruk Terdampak proyek pelebaran Jalan. (Foto: Ist)

Borong, Floreseditorial.com – Hujan deras beberapa hari belakangan yang mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) membuat dua unit rumah warga di bajar, desa Bangka kuleng, Kecamatan Lamba Leda selatan, terancam ambruk.

Selain faktor hujan dan Kondisi alam, proyek pelebaran jalan milik dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Matim di wilayah ini, turut menjadi ancaman bagi warga, karena sebagian rumah warga mulai terkena dampaknya.

Martina Ube, salah satu warga Bajar saat ditemui media ini, jumat (12/11/2021) mengatakan, hujan lebat dan proyek pelebaran jalan membuat warga setempat was-was karena beberapa bagian tanah mulai retak.

Menurutnya, akibat tanah yang kini mulai retak dan potensi Longsor yang sesewaktu bisa saja terjadi, mereka terpaksa memilih tidur di ruang tamu.

“Kami terpaksa tidur di ruangan tamu karena longsor bisa terjadi kapan saja,” katanya.

Warga saat membersihkan material (Foto: Ist)

Menurutnya, selain karena hujan deras yang melanda wilayah sekitar, proyek pelebaran ruas jalan Mano, Kelurahan Mando Sawu, menuju Bajar, desa Bangka Kuleng, membuat rumah mereka terancam.

“Pelebaran bahu jalan, sangat dekat dengan rumah kami,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh, Yuliana Timung. Menurutnya, sebelum proyek pelebaran ruas jalan, rumah mereka berada jauh dari badan jalan.

“Namun saat dilakukan pelebaran bahu jalan, rumah kami kini terancam longsor, tanah di bagian belakang rumah mulai retak,” katanya.

Sementara itu kepala desa Bangka kuleng, Marselinus Mohon, saat di temui media di kantornya mengatakan, pihaknya telah menyampaikan laporan secara lisan kepada BPBD Matim.

“Rencananya hari senin (15/11/2022) akan menyampaikan laporan secara tertulis. Akan dilaporkan secara resmi,” tukasnya.

Laporan: Pankra Yoris

Artikel ini telah dibaca 250 kali

Baca Lainnya

Stefanus Gandi: Kabupaten Ngada Menjadi Role Model Pertanian di NTT

21 Januari 2022 - 13:25 WITA

Stefanus Gandi: Keberanian adalah Kunci  Menjadi Sukses

21 Januari 2022 - 08:22 WITA

Stefanus Gandi: Tidak Ada yang Lebih Kaya di Dunia Ini Selain Hati Kita

20 Januari 2022 - 12:05 WITA

Stefanus Gandi Institute Gemakan Literasi di Bumi Flores, Ini Kata Uskup Ruteng

20 Januari 2022 - 03:34 WITA

Tak Bayar Upah Kerja, Pemilik Bengkel Ancam Jual Kendaraan Dinas Pemkab Matim

19 Januari 2022 - 11:15 WITA

Mobil Ekspedisi Mitra Jaya Terbalik di Aimere, Begini Kondisinya

19 Januari 2022 - 09:35 WITA

Trending di News
error: Content is protected !!