Menu

Mode Gelap

News · 24 Des 2020 17:32 WITA ·

“Bapa-Mama di Posko Pengungsian, Mari Kita Rayakan Misa Malam Natal di Paroki Wangatoa”


 “Bapa-Mama di Posko Pengungsian, Mari Kita Rayakan Misa Malam Natal di Paroki Wangatoa” Perbesar

Sejumlah pengungsi sedang beristirahat di salah satu posko erupsi Ile Lewetolok, di Komplek Eks Kantor Bupati Lembata. (Foto: Ben Kia Assan)

Lembata, Floreseditorial.com – Pastor Paroki Kristus Raja Wangatoa Lembata, Romo Wens Herin, Pr, memastikan perayaan Misa Malam Natal bagi umat Katolik di wilayahnya akan mengikutsertakan umat Katolik yang sedang tinggal di posko-posko pengungsian erupsi Ile Lewotolok, di wilayah paroki tersebut dan sekitarnya. 

Meski skema protokol kesehatan pencegahan covid-19 tetap menjadi prioritas, pihaknya telah memperluas kapasitas ruang bagi semua umat termasuk bagi para pengungsi.

“Yang pasti adalah kita tetap jalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Penjarangan tempat duduk dan aturan lain kita tetapkan. Dan kita perluas ruang dengan siapkan sejumlah tenda agar Bapa-Mama yang ada di posko-posko pengungsia juga bisa datang dan ikut perayaan misa,” tandas Romo Wens menjawab telepon floreseditorial.com, Kamis (24/12/2020). 

Romo Wens, mengatakan, rangkaian Perayaan Natal 2020 dimulai dari perayaan Misa Malam Natal yang akan dilaksanakan dua kali. Demikian juga Misa Natal pada Jumat, 25 Desember 2020.

“Untuk Malam Natal, akan ada dua kali perayaan Malam Natal di Gereja. Yakni pukul 18.00 Wita dan pukul 20.00 Wita. Kita buat dua kali untuk mematuhi protokol kesehatan, dan juga sekaligus bisa menghadirkan juga Bapa-Mama pengungsi. Jadi untuk Bapa-Mama umat Katolik yang sekarang ada di posko-posko pengungsian sekitar Wangatoa, mari kita rayakan Malam Natal dan Natal pagi di Wangatoa. Jangan lupa kenakan masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tambah Romo Wens. 

Sementara itu, untuk pelayanan khusus perayaan Natal 2020 langsung di posko pengungsia, akan dilaksanakan pada perayaan Natal hari kedua, yakni pada Sabtu, 26 Desember 2020. 

“Kita sudah siapkan rencana untuk memberikan pelayanan Misa Natal di posko pada Natal Kedua, tanggal 26 Desember. Nanti ada dua Pastor di sini yang membantu, termasuk juga kita dibantu, Romo Nus Welan, Pr, yang datang dari Larantuka. Jadi nanti ada dua lokasi selain di Gereja. Untuk umat Katolik yang tinggal di Posko Balai Kelurahan Selandoro dan Posko SDN Wangatoa, akan bergabung, Misa di Posko Balai Kelurahan. Satu lagi yakni di Posko Kantor Camat Nubatukan,” ungkap Romo Wens. 

Selain mempersiapkan perayaan Natal 2020 bagi para pengungsi terdampak erupsi Ile Lewotolok, Pastor Paroki Kristus Raja Wangatoa juga mengimbau umat untuk menjaga ketenangan selama perayaan Natal, termasuk juga pada masa tenang untuk menjaga kondisi psikologis para pengungsi.

Masyarakat diimbau agar tidak membunyikan petasan, kembang api atau meriam yang menimbulkan trauma masyarakat terutama para pengungsi.

“Kami mengimbau agar kita semua umat untuk menjaga ketenangan. Selain karena ini dalam masa perayaan besar keagamaan, tetapi juga agar Bapa-Mama terutam anak-anak dan lansia tidak ketakutan dan trauma. Jadi tolong batasi diri untuk tidak bermain meriam yang bikin orang kaget dan trauma. Kita minta anak-anak tahan diri, dan tolong dukungan dari orang tua soal ini,” pinta Romo Wens.

Sedikitnya, terdapat tiga posko besar yang menampung ratusan pengungsi terdampak erupsi Ile Lewotolok yang berada dalam wilayah Paroki Kristus Raja Wangatoa. Antara lain, Posko Balai Kelurahan Selandoro, Posko SDN Wangatoa dan Posko Aula Kantor Camat Nubatukan.  

Selain Wangatoa, perayaan Malam Natal dan Natal Pagi juga diadakan dua kali di Gereja Katolik Santa Maria Bannaeux Lewoleba. 

Koordinator Operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) Erupsi Ile Lewotolok, Ansel Bahi, menjelaskan, untuk umat Katolik yang tinggal di posko pengungsian terpusat sekitar Posko Utama, diarahkan untuk mengikuti perayaan Malam Natal dan Natal Pagi di Gereja Santa Maria Bannaeux.

“Untuk yang di sekitar posko utama, kita arahkan untuk mengikuti perayaan Malam Natal dan Natal Pagi di Gereja Maria Bannaeux Lewoleba. Karena itu cukup dekat dengan posko. Nanti untuk Natal Kedua, akan ada perayaan misa di Posko,” Papar Ansel Bahi, dalam pesan WhatsApp kepada awak media ini, Kamis (24/12/2020) siang.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Dituding Lakukan Provokasi Melalui Video, Doni Pareira: Itu Ekpresi Kepanikan Para Aktor Mafia Tanah di Labuan Bajo

17 Oktober 2021 - 14:13 WITA

PT. WGP Diduga Serobot Lahan Warga Desa Pantar

16 Oktober 2021 - 07:54 WITA

Ke Labuan Bajo, Presiden akan Resmikan Penataan Sejumlah Infrastruktur

14 Oktober 2021 - 02:26 WITA

Pemkab Mabar Terima Piagam Opini WTP dari Kemenkeu

13 Oktober 2021 - 06:35 WITA

Waspada, Uang Palsu Pecahan 100 Ribu Kembali Beredar di Manggarai Timur

9 Oktober 2021 - 12:07 WITA

Paroki Sok Tolak Pelayanan Misa Arwah Bayi 8 Bulan Karena Belum Dibaptis

3 Oktober 2021 - 15:37 WITA

Trending di News
error: Content is protected !!