Menu

Mode Gelap

Hukrim · 16 Mei 2021 12:23 WITA ·

Apes!! Posting Hasil Curian di Facebook, Sepasang Kekasih di Labuan Bajo Malah Ditangkap Polisi


 Apes!! Posting Hasil Curian di Facebook, Sepasang Kekasih di Labuan Bajo Malah Ditangkap Polisi Perbesar

Dua sejoli yang diamankan pihak Kepolisian setelah memposting hasil curian ke Facebook. (Foto: Net)

Manggarai Barat, Floreseditorial.com – Tim Jatanras Komodo Satuan Reskrim Polres Manggarai Barat menangkap sepasang kekasih yang merupakan pelaku pencurian di Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT. 

Menariknya, aksi pencurian yang dilakukan sepasang kekasih ini terungkap lantaran memposting hasil curiannya melalui Facebook untuk dijual.

Penangkapan dilakukan pada Jumat (14/05/2021) malam sekitar pukul 22.00 Wita yang dipimpin langsung oleh Katim Jatanras Komodo Marianus Demon Hada, sesuai Laporan Polisi dengan Nomor : LP/102/V/2021/Res Mabar, tanggal 14 Mei 2021. 

Kedua pelaku yang ditangkap adalah FD (19) alias Foyan dan MNM (20) alias Novi merupakan warga Kampung Pitak, Desa Compang Kolang, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat.

Penangkapan pelaku berawal dari laporan Valentinus Medalus Unggur (47) warga Golo Lajar, Desa Wae Mowol, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat yang tinggal dan menetap di Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Dia melaporkan kejadian pencurian ke SPKT Mapolres Manggarai Barat. Kerugian dari pencurian mencapai Rp 4.100.000 (empat juta seratus ribu rupiah). Dari informasi laporan diterima petugas kemudian menyelidikinya.

Kapolres Manggarai Barat, Bambang Hari Wibowo,  melalui IPTU Yoga Darma Susanto, menerangkan, kronologi kejadiannya pada hari Rabu (12/05/2021) malam sekitar pukul 23.00 Wita, korban bersama dengan 2 (dua) orang keponakannya tidur di TKP (rumah korban sendiri). Sebelum tidur korban meletakan 2 (dua) unit Handphone (HP) merk OPPO A13 berwarna merah dan HP merk OPPO A12 berwarna silver dengan posisi HP di chas (charger), kemudian pada hari Kamis (13/05/2021) saat bangun pagi sekitar pukul 04.00 Wita korban baru menyadari HP tersebut tidak ada atau hilang.

“Saat itu korban sedang tertidur bersama 2 (dua) orang keponakannya, sehingga tidak menyadari bahwa pelaku sudah mengambil 2 (dua) buah HP milik korban yang di charger di dalam kamar berupa 1 (satu) unit HP merk OPPO A13 berwarna merah dan 1 (satu) unit HP merk OPPO A12 berwarna silver,” terangnya.

Yoga mengungkapkan, berdasarkan keterangan korban, Katim Jatanras Komodo beserta anggota langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan kurang dari 1×24 jam, diketahui bahwa pelaku mem–posting hasil curiannya melalui aplikasi media sosial Facebook untuk dijual, petugas kemudian berpura–pura menjadi pembeli ponsel curian itu agar memancing pelaku. Akhirnya pelaku pun terpancing.

Setelah ada kesepakatan harga, petugas dan pelaku membuat janji untuk bertemu. Pertemuan itu pun berlangsung di perempatan Nggorang, Desa Nggorang, Kecamatan Komodo. 

“Jadi hasil curiannya ini dia posting di sosial media Facebook untuk dijual, kemudian anggota berpura–pura sebagai pembeli dan akhirnya pelaku berhasil kami amankan,” ucap alumni Akpol angkatan 2016 ini.

Perwira dengan balok dua ini juga menjelaskan, menurut pengakuan sepasang kekasih ini, sebelumnya kedua pelaku sedang mengonsumsi minuman keras (miras) di Kampung Cangkang, Desa Persiapan Watu Tipa, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, sesudah mengonsumsi miras pelaku FD (19) mengajak pelaku MNM (20) untuk melakukan pencurian HP di Kota Labuan Bajo

“Pada hari Rabu (12/05/2021) malam sekitar pukul 21.30 Wita, kedua pelaku tersebut berangkat dari Kampung Cangkang, Desa Persiapan Watu Tipa, Kecamatan Boleng menuju Kota Labuan Bajo, kemudian merencanakan untuk melakukan pencurian di Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu yakni di rumah milik Valentinus Medalus Unggur (47),” ungkapnya.

Sesampainya di TKP pada Kamis (13/05/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita, pelaku MNM (20) menunggu di jalan yang jaraknya sekitar 100 m dari TKP sambil memantau situasi disekitar TKP. Kemudian pelaku FD (19) langsung masuk ke rumah korban melalui jendela belakang rumah yang mana jendela tersebut dalam keadaan terbuka dan palaku langsung menggasak 2 (dua) unit HP milik korban, selanjutnya kedua pelaku langsung bergerak menuju ke Kampung Pitak, Desa Compang Kolang, Kecamatan Kuwus Barat,” jelas Kasat Reskrim.

Saat diintrogasi keduanya bahkan mengaku melakukan aksinya di 5 (lima) lokasi yang berbeda–beda di kawasan Kota Labuan Bajo. Dari tangan pelaku, Tim Jatanras Komodo berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit HP merk OPPO A13 warna merah, 1 (satu) unit HP merk OPPO A12 warna silver, 1 (satu) set speaker aktif merek Polytron, 1 (satu) unit HP merk Infinix, 1 (satu) unit HP merk Samsung Galaxy Duos warna hitam putih, 1 (satu) unit HP merek OPPO A11 warna biru dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Supra X 125 berwarna hitam. Kendaraan itu digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

“Untuk TKP lain Tim Jatanras Komodo masih melakukan pendataan terhadap para korban. Atas perbuatan melawan hukumnya, sepasang kekasih ini disangkakan Pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP atau tindak pidana pencurian dengan pemberatan di ancaman dengan pidana penjara paling lama 7 tahun,” tegas IPTU Yoga.

Ia juga mengimbau agar warga berhati–hati saat meletakkan barang berharga, terutama di rumah maupun di tempat kerja yang dekat dengan jalan raya.

 “Karena pelaku pencurian akan memanfaatkan segala cara untuk mencapai tujuannya,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Belasan Pasangan Remaja di Ruteng Kepergok Sedang ‘Gituan’ di Dalam Kamar Kos

20 Oktober 2021 - 07:19 WITA

Toko Restu Borong Disegel Kelompok David Adoe

16 Oktober 2021 - 02:20 WITA

‘Bola Panas’ Golo Mori Diambil Alih Kejaksaan Tinggi?

7 Oktober 2021 - 07:33 WITA

Mantan Satpam PT. IndoMobil Pencuri Motor Ditangkap di Labuan Bajo

6 Oktober 2021 - 11:09 WITA

Ayah di Ende Berkali-kali Setubuhi Anak Kandung yang Masih Berusia 14 Tahun Hingga Hamil

2 Oktober 2021 - 14:06 WITA

Sengkarut Golo Mori, Petrus D. Ruman: Hukum Jadi Industri Tuk Menjaga Kepentingan Orang Tertentu

17 September 2021 - 06:11 WITA

Trending di Hukrim
error: Content is protected !!