Menu

Mode Gelap

Manggarai Timur · 30 Sep 2016 02:39 WITA ·

DPRD MANGGARAI TIMUR DINILAI ” BANCI”


 DPRD MANGGARAI TIMUR DINILAI ” BANCI” Perbesar

Teo Pamput

Theo Pamput




BORONG , FE. Desa Dipinggiran Kota Borong Manggarai Timur “Galau” Ketika Musim Hujan tiba. Maksimus,Warga di seputaran wae Musur besale (sebelah sungai wae Musur, red) mengungkapkan kepada FE,”Kalau musim hujan tiba kami warga sebelah wae musur “galau”karena banyak hal yang akan kami alami,seperti terhambatnya akses transportasi untuk memasarkan hasil bumi ke borong akibat banjir.Kami trauma dengan kejadian di tahun 2012 yang lalu,dimana lahan sawah kami disapu bersih oleh banjir,bahkan jembatan yang dibuat pemeritah pun dihantam banjir, yang sekarang menyisahkan puing-puingnya saja,”ujar Maksimus,warga desa bea ngencung pada jumat (30/09/2016).
Baca Juga:
Sementara itu,Teo pamputh,salah satu tokoh muda asal desa lidi,yang juga merupakan bagian dari desa sebelah wae musur,kepada media ini mengatakan,”Pemda Matim tidak serius menangani masalah yang dihadapi masyarakat sebelah wae musur,seharusnya Pemda Matim jangan tutup mata dan pura pura tuli dalam melihat dan mendengar keluhan dan harapan masyarakat wae musur,” Teo melanjutkan,”Kami berharap agar anggota DPRD Matim khususnya Dapil Rana Mese jangan hanya Diam dan berpangku kaki melihat penderitaan kami,karena kami juga anda bisa terpilih,”Tegasnya.
Hal senada dituturkan  salah seorang warga Matim EM kepada feloreseditorial.com menuturkan ” indikator keberhasilan da kinerja lebih dari 100 Hari anggota DPRD Manggarai Timur tidak ada hasil bahkan banci dalam mengadvokasi anggran ke wilayah Masmur (Masyarakat Wae musur, Red) , kalau sudah seperti ini bancinya mereka, masihkan masyarakat Masmur menaruh harapan dan tumpuan kesejahteraan pada mereka – mereka ini, bukankah masyarakat Masmur merupakan bagian dari Manggarai Timur, atau jangan – jangan mereka hanya berpikir tentang dapil dan kepentingannya, saja hanya hati dan Mata serta telinga mereka yang bisa menjawab. // Kontributor: YS.FE-02
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Stefanus Gandi: Kabupaten Ngada Menjadi Role Model Pertanian di NTT

21 Januari 2022 - 13:25 WITA

Stefanus Gandi: Keberanian adalah Kunci  Menjadi Sukses

21 Januari 2022 - 08:22 WITA

Stefanus Gandi: Tidak Ada yang Lebih Kaya di Dunia Ini Selain Hati Kita

20 Januari 2022 - 12:05 WITA

Stefanus Gandi Institute Gemakan Literasi di Bumi Flores, Ini Kata Uskup Ruteng

20 Januari 2022 - 03:34 WITA

Tak Bayar Upah Kerja, Pemilik Bengkel Ancam Jual Kendaraan Dinas Pemkab Matim

19 Januari 2022 - 11:15 WITA

Mobil Ekspedisi Mitra Jaya Terbalik di Aimere, Begini Kondisinya

19 Januari 2022 - 09:35 WITA

Trending di News
error: Content is protected !!